Ketua DPD DKI Jakarta FSP Farkes Reformasi : Jangan Putus Asa, Mari Kita Bangkit Kembali, LAWAN !!!

Amirudin Ketua DPD DKIJakarta, FarkesOnline – Ketua Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta FSP Farkes Reformasi Amirudin, merasa kecewa dengan keputusan gubernur Anis Baswedan beberapa hari lalu saat  menetapkan kenaikan upah minimum Jakarta. Gubernur menetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) Jakarta sebesar Rp 3.648.035,00 naik 8,71% sesuai dengan kebijakan upah murah PP Nomor 78 tahun 2015.

Padahal saat kampanye pencalonan gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan dan Sandiaga Uno telah menyepakati sebuah jani atau kontrak politik dengan buruh yang tergabung dalam Koalisi Buruh Jakarta ( KBJ ). Dalam kontrak politik tersebut ada 10 poin penting diantaranya ” Menetapkan upah minimum provinsi DKI Jakarta lebih tinggi dari yang telah ditentukan dalam PP Nomor 78 tahun 2015 melalui mekanisme Dewan Pengupahan, serta menetukan upah sektoral dan struktur skala upah sesuai dengan UU Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan”, Ujar Amir.

Selain rasa kecewa, ada juga rasa syukur bahwa kita menyadari bahwa kita jadi semakin tahu watak pemerintah daerah kita sedari awal, bukan masalah kontrak politik yang saya sesali tetapi hajat hidup jutaan buruh di Jakarta yang kesejahteraannya kurang dan terancam semakin miskin kalau pemerintah masih mau dibodohi oleh pengusaha hitam, sesal Amirudin.

Kita masih punya harapan yaitu harapan bertahan hidup dari keserakahan, perjuangan masih panjang untuk mendapatkan upah yang layak, mari kita bangkit, lawan dan lawan, ujar Amir.

Melanjutkan intruksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) tentang Aksi unjuk rasa Nasional pada tanggal 10 Nopember 2017, saya sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta FSP Farkes Reformasi memberikan intruksi kepada seluruh PUK – PUK FSP Farkes Reformasi DKI Jakarta untuk melakukan all out/keluar dari pabrik dan turun kejalan pada tanggal 10 Nopember 2017 di Balai Kota Jakarta dan Istana Negara.

Mari kita buktikan bahwa buruh akan terus bersuara dan tidak akan pernah lelah untuk melawan rezim upah murah pemerintah kita saat ini, tegas Amirudin.

Dan tidak lupa kita selalu panjatkan do’a kepada Allah SWT karena Dialah sang Pencipta yang mengabulkan, bukan manusia yang banyak khilaf dan dosa, ujar Amir.

Mari Bung Rebut Kembali

Rating: 5.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Translate »