INI DIA, TUNTUTAN BURUH DALAM AKSI MAYDAY 2018

P_20180501_105330_001

Memperingati Mayday 2018, ribuan buruh yang tergabung dalam Fsp Farkes Reformasi turun ke jalan. Para buruh tersebut ikut dalam aksi damai dan long march yang dimulai dari Monas menuju Istana Negara tanggal 1 Mei 2018.

Idris Idham , Ketua Umum Fsp Farkes Reformasi dalam orasinya menyerukan “Kami, para buruh akan terus berjuang dalam upaya menuntut agar pemerintah mencabut PP no. 78 tahun 2013 dan PP no. 20 tahun 2018. Karena PP tersebut, terbukti menyengsarakan kaum buruh dan menghilangkan hak berunding”.

Selain itu para buruh juga menuntut penurunan tarif listrik, dan harga beras. Dan juga meminta pemerintah membangun ketahanan pangan dan energi.

Dalam menjelang pemillihan presiden tahun 2019, idris mengingatkan agar para buruh ikut aktif dalam pemilu dan tidak lupa untuk  memilih presiden yang pro buruh dan rakyat Indonesia. Pemerintah sekarang dianggap telah gagal mensejahterakan kaum buruh dan rakyat.

Selain itu, Perbaikan terhadap pelayanan jaminan kesehatan buruh dan rakyat juga menjadi tuntutan buruh kali ini. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masalah yang terjadi yang disebabkan karena rumitnya sistem pelayanan kesehatan yang berlaku.

Aksi dilanjutkan dengan kumpul di gedung Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam rangka mendeklarasikan pendukungan salah satu calon presiden 2019, yaitu Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Dalam kesempatan itu, Fsp Farkes Reformasi dan beberapa SP yang berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama-sama mendeklarasikan pendukungan calon yang dinilai mempunyai visi dan misi yang sama dengan visi dan misi yang dijalankan serikat pekerja.

“ Kami akan all out, dalam upaya mendukung pencalonan Prabowo Subianto untuk maju ke kursi no. 1 RI” , tambah Idris.

Rating: 5.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Translate »