Tuntut UMSK, Buruh Bogor Akan Gelar Mogok Daerah 2

Di awal tahun 2019, Rencananya ratusan ribu buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (DPC FSP Farkes Reformasi) kota Bogor dan anggota serikat pekerja lainnya se kota Bogor akan mengelar aksi unjuk rasa yang diberi nama Mogok Daerah (Modar ) jilid 2. Aksi tersebut dilakukan dalam upaya mendesak pemerintah  agar merekomendasikan Upah Minimun Sektoral Kabupaten (UMSK) Kabupaten Bogor tahun 2019.

Demikian disampaikan dalam Press Release Serikat Buruh/Serikat Pekerja kota bogor yang terdiri atas 25 serikat pekerja. Aksi digelar selama 3 hari yakni 7- 9 Januari 2019..

Adapun tuntutan aksi adalah

  1. Pemerintah merekomendasikan UMSK Kab. Bogor tahun 2019
  2. Tolak upah padat karya yang dibawah UMK kabupaten Bogor tahun 2019
  3. Tolak penangguhan upah minimun yang tidak sesuai prosedur.

Aksi dilakukan karena di awal tahun 2019 ini, UMSK 2019 belum ada kejelasan, hal tersebut dikarenakan Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bogor yang terdiri dari unsur pekerja, pengusaha dan pemerintah, belum merekomendasikan UMSK 2019.

Akibat dari belum adanya kesepakatan yang dihasilkan oleh Depekab Bogor, dikarenakan Apindo sebagai wadah pengusaha tidak mau membahas UMSK tahun 2019, apabila upah padat karya tidak masuk dalam pembahasan Depakab.

Sementara dari unsur serikat pekerja/serikat buruh menolak untuk membahas upah padat karya yang nilainya di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Karena ketidakjelasan  tersebut , maka para buruh menuntun pemerintah ,agar menetapkan UMSK sebagaimana yang tercantum dalam UU Ketenagakerjaan no 13 tahun 2005 .

Seperti telah kita ketahui bersama, Gubernur Jawa Barat telah menetapkan UMP 2019 untuk Kabupaten Bogor pada tanggal 21 November 2018 lalu. Berdasarkan ketetapan tersebut, Depekab  Bogor akan merekomendasikan nilai UMSK 2019 kepada Bupati Bogor , yang kemudian akan ditetapkan pada Bulan Januari 2019 oleh Bupati Bogor.

Sebelumnya para buruh pernah melakukan aksi serupa, yakni Mogok Daerah 1 (Modar 1) pada tanggal 29 Oktober 2012, di depan kantor Bupati Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kala itu, para buruh menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK), Hapus outsourcing dan sistem kerja kontrak, dan menolak rekomendasi Bupati Bogor terkait UMK 2013.

 

Rating: 5.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Translate »